26.6.09

JANCIMU TAROWEH...

Jancimu taroweh... wah ungkapan ini dulu sering saya dengar di Makassar; baik sambil guyon-guyon, bercanda dengan teman; atau di resepsi pernikahan, di Makassar lebih dikenal dengan "Perjamuan Pernikahan". Ada sebuah lagu yang sering dinyanyikan di acara seperti ini, judulnya:"Jancimu Taroweh.....". Kurang lebih arti dari ungkapan ini adalah "Janjimu palsu", gitu lho...

Sebenarnya saya tidak ingin bercerita tentang janji palsu apalagi cerita tentang patah hati.... wah itu cuma bikin hati jadi sedih saja. Cuma akhir-akhir ini karena sering melihat kampanye dan debat politik dalam pilpres yang akan digelar 8 Juli 2009 mendatang saya jadi ingat ungkapan yang dulu biasa jadi bahan saling ledek dan bercanda dengan teman di Makassar.

Para pasangan capres-cawapres saling berlomba untuk meraih simpati masyarakat dengan berbagai cara; mengungkapkan keberhasilan yang telah diraih, memaparkan visi, misi, rencana, dan janji-janji kepada masyarakat. Yah, namanya juga promosi...

Meskipun demikian kita semua menyadari bahwa siapapun nantinya yang akan berhasil meraih RI-1 dan RI-2 akan menghadapi tantangan dan tugas yang sangat berat; banyak sekali PR yang harus segera diselesaikan; misalnya masalah pendidikan, pengangguran, TKI dan TKW, lingkungan hidup, supremasi hukum, kedaulatan negara, bahkan masalah alutsista yang akhir-akhir ini cukup menjadi perhatian publik. Semua itu tentu akan sangat menyita tenaga dan pikiran, juga waktu. Hanya saja ada sebuah kekhawatiran jika kelak telah terpilih maka para pemimpin itu akan melupakan atau tidak memprioritaskan isu-isu pembangunan pro rakyat yang telah mereka ucapkan dalam kampanye....

Yah, itulah yang menjadi kekhawatiran saya; tetapi saya tetap berharap bahwa walaupun tetap melalui proses yang panjang dan berliku serta perjuangan yang berat negara ini akan tetap menjadi negara yang besar, dengan niat baik dan tekad kuat seluruh komponen bangsa. Dan tentu saya juga berharap janji para capres-cawapres tersebut bukan janji semu belaka, bukan angin surga, yah... bukan janji taroweh...

Kita menunggu, kita berharap, kita berdo'a....

14 Comments:

donna510 said...

Mudah2an bukan janji tinggal janji ya.
Have a nice weekend Melati!

Seti@wan Dirgant@Ra said...

Semoga janci mutaroe cuman sekedar lagu yah mbak,.. jangan sampai menjangkiti para Capres dan Cawapres kita .

Atau ada kenangan khusus mbak tentang lagu Janci Mutaroe???

melati said...

He-he... ternyata tulisannya salah ya... pantas kemaren waktu cari di Mbah Google gak ketemu-ketemu... maklumlah saya dulu lebih banyak di Makassar jadi kurang mengenal Bahasa Bugis dan sejak 2001 sudah balik ke Jawa jadi sudah banyak yang lupa... ejaan yang benar ternyata Janci MutaroE... anggap saja ini versi Jawa yah...

SILENT of TWILIGHT said...

seandainya ada tiga atau seratus pasang capres dan cawapres di Indonesia hari ini, pasti semua punya janji-janji untuk kemajuan bangsa. sekian janji dari sekian pasangan itu pada intinya sama, yakni akan membuat negeri dan bangsa ini makin sejahtera, dengan mengoptimalkan potensi yang ada.

janji-janji itu bukanlah janji palsu. ini pasti janji yang asli janji. masalahnya kemudian adalah, tidak akan ada yang bisa memenuhi janji-janji itu! karena setelah terpilih jadi presiden nanti, mereka akan berbenturan dengan segala KEPALSUAN yang ada di negeri ini. semua palsu kok, mulai dari hukum, peraturan-peraturan, aparat, sampai pada mekanisme, semua palsu. bahkan UUD 45 yang ada sekarang saja sudah sebagian besar DIPALSU!

maka siapapun presidennya, janjinya adalah asli janji, tetapi KEPEMIMPINANNYA akan selalu PALSU!

Jayadi Gusti said...

Sulit yah kita menerima politik itu cara bersih untuk mengatur kehidupan bersama, ketika semua masih dicurigai palsu. Sebenarnya apa ukuran palsu dan asli? Dengan akal rakyat (baca para pemilih) saat ini bisakah membedakannya?

rajesh tayate purail said...

sulit, palsu dan asli kadang cuma bisa diukur dengan hati dan hanya kebenaran yang bisa membuktikan kepalsuan itu sendiri....
yg jadi masalah, qt sekarang dalam keadaan krisis kebenaran...

paank Fachrezi said...

Konon, politik adalah dunia yang paling spekulatif, tapi juga jalan tercepat pada kekuasaan dan pencapaian bargaining position.
Celakanya, untuk ini banyak tokoh politik yang terlalu asyik membual,...

Seti@wan Dirgant@Ra said...

janci mutaroe
sanre'ka mubeleangnga
kessippa adammu
riwettu siolota

Ada Award buat mbak,..dijemput yah.

balidreamhome said...

Nah ini lah yang jadi bahan kebingungan saya, kalau melihat kenyataan mereka yang mencalonkan diri itu kan sudah pada 'super' sukses terus apalagi sih yang mereka akan perbuat bagi bangsa ini? kok sepertinya mereka juga sudah waktunya pensiun deh...

balidreamhome said...

Jangan bilang janji palsu dong... bener tuh katanya Silent of Twilight a.k.a Nanoq da Kansas...Janjinya semua bener2 asli tapi ya itu cuma janji dan gak janji bisa terpenuhi lho he he

mas said...

salam dan tetap semangat yah....

mas said...

salam dan tetap semangat yah...

talkinghammie said...

haiii.. visit blog aku dah kasih komen ya...
thanks

habbats ramdhan said...

Terima Kasih sudah posting artikel yang bermanfaat. Semoga Sukses dan Silahkan Klik Tautan Dibawah Ini
MaduHabbatussaudaJual Minyak HabbatussaudaMinyak ZaitunProduk HabbatsProduk HerbalObat HerbalHabbatussauda Dosis TinggiHabbats.co.idHabbatsAozora Shop Onlinetoko onlineJual Baju AnakJual Baju BayiJual Baju DewasaJual Sepatu BayiJual Sepatu anak AnakJual Sepatu DewasaJual Perlengkapan BayiJual Perlengkapan Anak AnakJual Perlengkapan DewasaTupperwareTupperware MurahTupperware UpdateTupperware Bandung juaraJual TupperwareKatalog TupperwareJual Online TupperwareTupperware ResepTupperware katalog baruRaja Tupperware BandungCollection TupperwareMadu Anak SuperMadu Anak CerdasJual Madu Anak SuperPusat Jual Madu Anak SuperJual Madu SuperMadu Anak SuperJual Madu AnakToko Madu AnakAgen Madu Anak SuperDistributor Madu Anak Super

© free template 3 columns