maka kau pasti kembali
dalam genggaman sunyi
sendiri
sebuah kekuatan maha dahsyat
akan memaksamu pergi
dari semua yang kau sayangi
pesta pora yang mewah dan meriah
baju kebesaran yang pongah,
megah lagi indah
yang membuatmu sombong,
mendongakkan kepala,
membusungkan dada,
berjalan dengan congkak
di muka bumi...
maka mengapa kau tak lagi punya nurani
tak kau rasa sejuknya embun pagi
tak kau sapa hangat mentari
kau tak peduli semua
kecuali diri sendiri
rakus akan kekuasaan
dan berlebihnya kebanggaan
padahal kau tak tahu
kapan perjalananmu akan terhenti
pada titik sunyi
lalu kau pun tercenung
dalam penyesalan yang panjang
dan teramat panjang...
maka setelah itu sunyi,
sepi,
sendiri,
semua tak lagi berarti
ah, seandainya kau mengerti...
(Ya Tuhan kami,
Engkaulah Sang Pembeda
jelaskanlah kepada kami perbedaan itu
putih dari hitam,
terang dari gelap,
benar dari salah
Engkaulah pemilik kebenaran yang hakiki
jika di dunia ini dia tersembunyi
maka di sisiMulah kelak dia terbukti!)
note : renungan pada hari-hari berkabut, yang melingkupi negeri ini....
12.11.09
SETELAH ITU SUNYI
Diposting oleh melati di 10.21 32 komentar
Label: ketika dini hari terjaga
17.9.09
SELAMAT HARI RAYA IDUL FITHRI 1 SYAWAL 1430 H
Rasanya kita belum optimal meraih citra dan cita ibadah terbaik di bulan ini..
Semoga Allah memberikan kesempatan lagi pada kita
untuk sampai di Ramadhan berikutnya...
Selamat Hari Raya Idul Fithri 1430 H
Taqobbalallaahu minnaa wa minkum... Taqobbal Yaa Kariim...
Kullu 'aamin wa antum bikhair..
Semoga selamat, bahagia dan sejahtera
bersama keluarga dan handai taulan
Barokah usia, rizqi, dan senantiasa kuat dan semangat beribadah
Senang dan bahagia berbagi, hilang hasad, iri dan dengki
Mari saling memohon dan memberi maaf lahir dan batin
atas segala khilaf dan alpa,
yang nyata dan yang tersembunyi,
yang telah lalu dan yang akan datang
yang sengaja atau tak sengaja
Mari gugurkan dosa-dosa
dengan jabat dan peluk erat dari kejauhan
dan tetap saling doa
Semoga seluruh ummat mukmin dan muslim di seluruh dunia
kembali kepada fithrahnya,
Amin, Amin, Yaa... Robbal 'Aalamiin...
Kami sekeluarga mengucapkan : Minal Aidzin wal Faizin
Mohon Maaf Lahir dan Batin
Diposting oleh melati di 09.14 7 komentar
Label: ketika pagi berembun
27.8.09
DUH, PENGEMIS...
Saya sepenuhnya mendukung fatwa haram mengemis, sebab sesuai fatwa tersebut, mengemis itu merendahkan diri sendiri dan menyuburkan sifat malas, serta merugikan orang lain; sebab lebih baik memberi daripada meminta-minta, tangan di atas lebih baik daripada tangan di bawah, begitu ajaran Islam. Tetapi kenapa ya justru di Bulan Ramadhan yang mulia ini jumlah pengemis semakin banyak? Mungkin seperti diketahui bahwa Allah SWT menjanjikan pahala yang berlipat untuk setiap perbuatan baik di Bulan Ramadhan, termasuk bersedekah. Jadi seperti hukum ekonomi, ada permintaan ada penawaran, banyak yang bersedekah, banyak pula yang mengemis....
Tentang himbauan atau larangan bagi pengemis, pembersih mobil, dan pedagang asongan; menurut saya pun patut didukung sebab selain membahayakan pelakunya kegiatan di jalan raya tersebut menyebabkan ketidaktertiban dan kemacetan. Tentu diharapkan setelah ditertibkan para pengemis dan mereka yang mencari uang di jalan raya tersebut diberikan jalan keluar untuk mendapatkan alternatif sumber nafkah yang layak.... wah, memang susah betul ya jadi pemerintah!
Bagi kaum muslimin kalo pengin mencari berkah yang berlipat di Bulan Ramadhan ini mungkin harus lebih selektif dalam memberi, carilah lembaga penerima yang dapat dipercaya. Jika mungkin lebih baik memberi saudara kita sendiri atau tetangga kita yang kurang beruntung. Agak ribet juga sih, tapi hitung-hitung sambil silaturrahim gitu.... Dan, ya, tentu saja lebih baik tetap memberi walaupun bukan di Bulan Ramadhan, dan memberi lebih banyak lagi di Bulan Ramadhan....
Dan silakan membaca tausiyah di Detik Ramadhan, dengan judul Ruh Kemandirian, yang intinya bahwa kewajiban beribadah tidak menggugurkan kewajiban mencari nafkah. Karena itulah dikatakan bahwa ahli ibadah di masjid tidak lebih baik daripada tetangganya yang memberi makan. Lebih baik berusaha daripada berdiam diri... mencari nafkah itu adalah kewajiban! Jika kita mandiri dan mempunyai rizqi lebih maka kita dapat membantu sesama yang membutuhkan.
Semoga dengan adanya fatwa haram mengemis tersebut jumlah pengemis di Indonesia akan berkurang, baik pengemis dalam arti sebenarnya, maupun "pengemis-pengemis" yang lain, yang tampilan luarnya keren tetapi mentalnya sama saja dengan pengemis. Siapa yah....
Diposting oleh melati di 07.49 19 komentar
Label: ketika pagi berembun
24.8.09
GRATISSSSS..... TERAPI SPESIAL SEBULAN PENUH!!!
Tetapi ternyata, ada terapi gratis selama sebulan penuh yang beneran gratis-tis-tis... GILA.... hare gene ada terapi gratis.... sebulan lagi??? Gak percaya .... lihat aja di sini! Yah, betul, itu adalah artikel tentang puasa oleh M. Sholekhudin, yang pernah dimuat di majalah Intisari beberapa tahun silam. Terus terang saja artikel tersebut termasuk salah satu artikel favorit saya. Bagi kaum muslimin setelah membaca artikel itu semoga makin mantep beribadah puasanya. Bagi Saudara yang non muslim gak ada salahnya juga mencoba berpuasa... setidaknya mengasah rasa cinta pada sesama, merasakan penderitaan orang yang tidak berpunya, yang hari ini makan, besok gak tahu mau makan apa...
Okay, selamat beribadah puasa Ramadhan 1430 H, semoga amal ibadah kita diterima Allah SWT, Amin....
Diposting oleh melati di 13.23 7 komentar
Label: ketika pagi berembun
11.8.09
GO... GO... GO... GREEN (3)!!!
Menurut analisa koran tersebut hal ini dikarenakan kualitas udara di Surabaya yang buruk akibat pencemaran udara dari residu kendaraan bermotor, terutama di perempatan lampu merah dimana banyak kendaraan berhenti pada saat bersamaan; yang biasanya merupakan tempat para Polantas bertugas. Hal ini dapat diperparah jika para Polantas yang bertugas dalam keadaan kurang fit atau memang mempunyai riwayat penyakit bawaan yang dapat diperparah karena terpapar udara yang berkualitas buruk dalam jangka waktu yang lama.
Terus terang saja, selama ini citra polisi terutama Polantas dalam benak saya dan mungkin banyak orang Indonesia lainnya agak kurang baik; yah, mungkin ini akibat perbuatan beberapa oknum Polantas yang 'nakal'. Tetapi setelah membaca berita ini saya sempat tertegun; sungguh saya angkat topi bagi Bapak-Bapak Polantas ini. Menurut sejawat kedua Polantas ini, beliau berdua adalah sosok Polantas yang berdedikasi dan bersemangat kerja tinggi sehingga jarang sekali absen dari tugas yang diamanatkan kepadanya. Yah, semoga Allah SWT berkenan menerima amal ibadah beliau berdua dan memberikan tempat yang layak di sisiNya. Dan kepada keluarga yang ditinggalkan semoga diberikan ketabahan dan kekuatan iman, Amin...
Apakah mungkin kondisi udara di jalan raya Surabaya dan kota-kota besar lainnya dapat menjadi lebih aman bagi para petugas Polantas dan petugas lainnya serta para pekerja yang bekerja di jalan raya? Padahal secara kasat mata kita dapat melihat bahwa kondisi jalan raya Surabaya khususnya beberapa tahun terakhir ini sudah menjadi lebih hijau dan indah dengan adanya taman-taman yang dibangun di sepanjang sisi jalan raya serta area pembatas jalan. Mungkin karena kendaraan bermotor dari tahun ke tahun jumlahnya semakin banyak sehingga residu yang dihasilkan tidak dapat diserap oleh tanaman-tanaman itu, dan mengakibatkan kandungan gas dan zat berbahaya seperti misalnya karbon monooksida (CO), CO2, Timbal (Pb), mercuri, dan lain-lain, di dalam udara kota Surabaya sangat tdak bersahabat bagi kesehatan.
Mungkin dapat diusahakan bahan bakar ramah lingkungan yang dapat menghasilkan residu minimal; atau rekayasa mesin kendaraan bermotor sehingga menghasilkan residu minimal; atau yang lebih hebat lagi jika ada bahan bakar atau mesin kendaraan bermotor yang menghasilkan residu yang tidak berbahaya bagi manusia.... mungkinkah??? Yah, jika hal tersebut dapat terlaksana maka jalan raya bukan lagi sebagai killing field (ladang pembantaian), menurut istilah Jawa Pos, yang sewaktu-waktu dapat merenggut nyawa para petugas atau pekerja di jalan raya.
Satu lagi yang mungkin dapat saya titipkan, ada baiknya jika para petugas dan pekerja yang bekerja di jalan raya, yang beresiko tinggi ini, dapat secara berkala diberikan pemeriksaan kesehatan komprehensif sebagai upaya preventif dari kejadian yang tidak diinginkan seperti menimpa kedua Polantas di atas. Selain itu merekapun selayaknyalah dibekali dengan peralatan kerja yang memadai sehingga meminimalisir resiko terpapar udara yang tercemar. Sungguh sangat disayangkan jika negara kehilangan petugas yang berdedikasi tinggi seperti kedua Bapak Polantas ini! Semoga para pejabat yang berwenang dapat lebih memperhatikan faktor keselamatan yang terkait dengan isu kelayakan lingkungan dan kesehatan kerja bagi para petugas dan pekerja di jalan raya.
Diposting oleh melati di 13.09 8 komentar
Label: Suara Hati
4.8.09
RESUME SEBUAH RAPAT
Baiklah, mari saya sampaikan laporan pandangan mata dari saya. Rapat sosialisasi ini diikuti oleh Kepala Kantor, pejabat lapis pertama, pejabat lapis kedua, serta beberapa staf yang berkompeten. Beliau yang menyampaikan sosialisasi dari pusat adalah seorang berwajah serius dengan nilai (menurut saya sich!) rata-rata plus lah.... Lha wong secara fisik beliau tak kurang suatu apapun... he-he... Okay, dan kelihatannya pun beliau adalah orang yang cerdas... nah betul kan... titelnya dari luar negeri... Untuk seumuran beliau, bagi pegawai di lingkungan kami, beliau dapat dipastikan adalah orang yang cerdas, karena dulu tak ada penerimaan pegawai dengan pendidikan di atas S1; jadi kalo lulusan luar negeri pastilah telah melalui berlapis tes untuk mendapatkan beasiswa luar negeri itu.... Dan ya, tentu saja saya sangat antusias mengikuti sosialisasi ini, karena materi yang disampaikan adalah hal yang baru bagi saya.
Tapi eit, tunggu dulu, setelah beberapa saat saya mengikuti sosialisasi ini koq rasanya ada yang menggelitik telinga dan hati saya sehingga memunculkan kembali keisengan dan keusilan saya. Nah, berikut ini adalah resume rapat versi saya... menghitung kata-kata 'unik' pada rapat sosialisasi selama 2 jam tersebut.
- kalian-kalian; sebanyak 51 kali;
- kamu; sebanyak 1 kali;
- Bapak-bapak; sebanyak 2 kali.
Kamu, digunakan untuk menyapa seorang pejabat yang baru mendapat promosi di kantor kami, dahulu dari kantor pusat, mungkin teman Bapak yang menyampaikan sosialisasi tadi.
Bapak-bapak, disampaikan ketika mengakhiri rapat.
Demikianlah resume rapat yang saya buat, bagaimana pendapat Anda?
Diposting oleh melati di 14.12 6 komentar
Label: Suka-suka aja
29.7.09
MBHJ JTFOH!!!
(n=n+1)
Bevi, qflfskbbo cbozbl cbohfu, kbej qvtjoh efi!!!
Btbm ubiv tbkb, evmv blv tfmbmv nfovmjt efohbo svnvt joj lbmp tfeboh tfeji, cjbs hbl lfubivbo psboh...
Cbhj tjbqb tbkb zboh cjtb nfncbdb uvmjtbo joj, IFCBU efi!!!
Diposting oleh melati di 14.14 11 komentar
Label: Suka-suka aja
15.7.09
NEVER GIVE UP...
Aku lagi suka nih sama lagu D'Massive terbaru, judulnya "Jangan Menyerah" keren yach.... maknanya dalam banget.... simak aja.
Lirik Lagu D'Massive - Jangan Menyerah
Tak ada manusia
Yang terlahir sempurna
Jangan kau sesali
Segala yang telah terjadi
Kita pasti pernah
Dapatkan cobaan yang berat
Seakan hidup ini
Tak ada artinya lagi
Reff 1:
Syukuri apa yang ada
Hidup adalah anugerah
Tetap jalani hidup ini
Melakukan yang terbaik
Tak ada manusia
Yang terlahir sempurna
Jangan kau sesali
Segala yang telah terjadi
Back to Reff 1
Reff 2:
Tuhan pasti kan menunjukkan
Kebesaran dan kuasanya
Bagi hambanya yang sabar
Dan tak kenal Putus asa
Diposting oleh melati di 15.21 9 komentar
Label: ketika pagi berembun
26.6.09
JANCIMU TAROWEH...
Para pasangan capres-cawapres saling berlomba untuk meraih simpati masyarakat dengan berbagai cara; mengungkapkan keberhasilan yang telah diraih, memaparkan visi, misi, rencana, dan janji-janji kepada masyarakat. Yah, namanya juga promosi...
Meskipun demikian kita semua menyadari bahwa siapapun nantinya yang akan berhasil meraih RI-1 dan RI-2 akan menghadapi tantangan dan tugas yang sangat berat; banyak sekali PR yang harus segera diselesaikan; misalnya masalah pendidikan, pengangguran, TKI dan TKW, lingkungan hidup, supremasi hukum, kedaulatan negara, bahkan masalah alutsista yang akhir-akhir ini cukup menjadi perhatian publik. Semua itu tentu akan sangat menyita tenaga dan pikiran, juga waktu. Hanya saja ada sebuah kekhawatiran jika kelak telah terpilih maka para pemimpin itu akan melupakan atau tidak memprioritaskan isu-isu pembangunan pro rakyat yang telah mereka ucapkan dalam kampanye....
Yah, itulah yang menjadi kekhawatiran saya; tetapi saya tetap berharap bahwa walaupun tetap melalui proses yang panjang dan berliku serta perjuangan yang berat negara ini akan tetap menjadi negara yang besar, dengan niat baik dan tekad kuat seluruh komponen bangsa. Dan tentu saya juga berharap janji para capres-cawapres tersebut bukan janji semu belaka, bukan angin surga, yah... bukan janji taroweh...
Kita menunggu, kita berharap, kita berdo'a....
Diposting oleh melati di 14.18 14 komentar
Label: Suara Hati
10.6.09
ALHAMDULILLAH... AKHIRNYA JEMBATAN SURAMADU DIRESMIKAN
Jembatan ini telah direncanakan sejak lama tetapi karena adanya krisis moneter pada tahun 1997/1998 pembangunannya ditunda dan baru diresmikan pembangunannya mulai 23 Agustus 2003 oleh Presiden Megawati Soekarnoputri.
Yah, akhirnya pada hari ini "gawe besar" ini telah rampung dan membuktikan bahwa Bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar dan mampu menghasilkan karya-karya besar dan monumental; kita patut berbesar hati karenanya. Hal ini sekaligus membuat hati kita sedikit sejuk setelah akhir-akhir ini hanya mendengar berita-berita yang mungkin membuat kening kita berkerut...
Semoga saja jembatan ini dapat mendatangkan manfaat bagi rakyat Pulau Madura khususnya dan Jawa Timur, serta Indonesia pada umumnya. Amin, amin ya Robbal 'alamin...
Diposting oleh melati di 10.45 14 komentar
Label: Suara Hati
4.6.09
HARI LINGKUNGAN HIDUP SEDUNIA 2009 (2)
Berikut ini adalah hal-hal yang dapat dilakukan oleh masyarakat untuk mengatasi dampak perubahan iklim :
- membuat berbagai gerakan masyarakat seperti penanaman dan pemeliharaan pohon, konservasi sumber daya alam di hutan, lahan, sungai maupun laut,
- penggunaan energi listrik dan bahan bakar secara arif, dan
- penerapan 3 R (Reuse, Reduce, Recycle) sampah yang merupakan pelaksanaan dari Undang-Undang No. 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah.
Note : judulnya sengaja dibuat berseri, agar aku terus semangat menulis.... terutama yang bertema 'go green'.
Diposting oleh melati di 15.05 8 komentar
Label: Suara Hati
28.5.09
SEBUAH PERMOHONAN MAAF...
Yah, kalo lagi capek banget macam sekarang kadang-kadang penyakit lamaku pun kambuh lagi... berkhayal... Maka terngianglah lagunya Oppie Andaresta... Andai a-a-a-a-a-ku jadi orang kaya... andai a-a-a-a-a gak usah pake kerja... He-he... kaco banget sih aku koq jadi ngelantur begini....
To the point aja deh, sebenarnya aku lagi berusaha menghadirkan alasan yang mudah-mudahan dapat diterima oleh para sobat blogger yang telah berbaik hati memberi aku award. Karena sibuk aku hanya mencatat alamat URL para sobat pemberi award itu pada secarik kertas (ceroboh banget ya...), eh ternyata kertas itu menjadi korban keisengan anakku yang sedang senang-senangnya belajar menulis.... dicoret-coret, disobek-sobek dan kemudian berpindah tempat dan tidak terlacak lagi.
Maka dengan segala daya upaya aku coba mengingat serta melacaknya dan berikut ini adalah daftar award-award tersebut. Jika ada yang terlewat mohon maaf ya.... silakan tinggalkan pesan.
Karena belum bisa memenuhi tugas dan syaratnya maka awardnya belum aku posting dan postingan ini sekaligus sebagai catatan pengingat bagiku; lain waktu Insya Allah akan aku posting satu demi satu...
Sekali lagi aku mohon maaf ya.... keep in touch....
Diposting oleh melati di 08.07 4 komentar
Label: Suka-suka aja
SAJAK PERTEMUAN
aku tak pernah berharap
pertemuan ini terjadi
tapi ternyata
kurva kehidupan kita
bersinggungan lagi
di titik ini
bukankah musim bunga
t'lah lama lewat
bahkan pun t'lah kulupa
dendang seekor kumbang
buat sang bunga
dan sapa lembut embun pagi
pada rerumputan
mungkin ada sebongkah sesal
walau tak sempat terucapkan
dan mustahil waktu kembali berputar
menghapus baris cerita
yang kuat terpahat
pada dinding kenangan
semua tak lagi sama
sejak wajah indah purnama
retak dan terserak
maka maafkanlah
tak ada sajak yang indah
untuk pertemuan ini...
note : sebuah pertemuan, suatu ketika...
Diposting oleh melati di 07.42 14 komentar
Label: ketika pagi berembun
7.5.09
AKU INGIN MELUKIS PELANGI BUATMU
sumber gambar di siniakan segera tiba
angin kering berhembus
dedaunan berguguran
dan itu berarti
aku dan kamu tak kan melihat
rinai gerimis hujan
dengan siluet pelangi
di ujung langit
mungkin untuk waktu yang lama
jangan khawatir nak,
aku akan memayungimu
agar kau tak kepanasan
aku akan mengipasimu
agar kau tak kegerahan
dan aku akan coba
melukis pelangi buatmu
agar tetap ada senyum
di bibir mungilmu...
semoga....
Diposting oleh melati di 11.14 22 komentar
Label: ketika mendung menggelayut
22.4.09
HARI BUMI : AYO MENANAM POHON! (1)
Hari Bumi? Yah, hari ini 22 April 2009 adalah peringatan Hari Bumi Sedunia atau Earth Day. Mungkin banyak orang yang ikut-ikutan ngomongin Hari Bumi tapi gak tahu sejarahnya; terus terang termasuk saya juga. Setelah browsing dan bertanya pada mbah andalan saya, Si Kakek Segala Tahu, Mbah Google, saya mendapatkan jawabannya di sini. Nah, berikut ini adalah hal-hal yang perlu diketahui :
Hari Bumi yang diperingati setiap tanggal 22 April , menandai hari jadi lahirnya sebuah perubahan pergerakan kepedulian terhadap lingkungan tahun 1970-an. Hari Bumi lahir diprakarsai oleh seorang senator Amerika Serikat, Gaylord Nelson. Saat itu ia melakukan protes secara nasional terhadap kalangan politik terkait permasalahan lingkungan. Ia mendesak agar isu-isu tersebut dimasukkan dalam agenda nasional.
Perjuangan Gaylord Nelson dimulai sekitar lebih dari 7 tahun sebelum Hari Bumi pertama. Pada awalnya Gaylord berharap pemikirannya tercapai melalui kunjungan yang dilakukan Presiden Kennedy ke-11 negara bagian pada September 1963, namun dengan beberapa alasan kunjungan tersebut tidak mampu membawa isu lingkungan ke dalam agenda nasional. Upaya terus dilakukan Gaylord untuk merealisasikan idenya. Setelah tur Kennedy, Gaylord melakukan kampanyenya sendiri ke beberapa negara bagian. Di seluruh pelosok negara, bukti penurunan kualitas lingkungan terjadi di mana-mana. Semua orang menyadarinya, kecuali kalangan politik.
Di Indonesia sendiri, masih menurut literatur di atas, setiap hari kita kehilangan hutan seluas 300 lapangan sepak bola. Hmm... sebuah kenyataan yang mengerikan bukan?
Nah, dalam artikel yang lain, disebutkan bahwa ancaman dan permasalahan lingkungan yang dihadapi manusia adalah pemanasan global dan perubahan iklim. Indonesia memiliki peran yang penting dalam isu perubahan iklim global dengan menyediakan jasa lingkungan berupa penyerapan emisi karbon dari hutan yang ada yaitu seluas 120,3 Ha. Namun demikian terjadinya deforestasi dan degradasi hutan di Indonesia seperti tersebut di atas juga dianggap menyumbang emisi karbon karena melepas CO2 ke atmosfer.
Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk menurunkan pemanasan global adalah dengan memperbanyak penyerapan unsur gas-gas berbahaya, yaitu dengan memperbanyak pohon dan tanaman, serta melestarikan hutan yang ada.
Di Indonesia pada Bulan Februari 2009 telah dicanangkan gerakan penanaman pohon "one man one tree"; jadi jika sekarang penduduk Indonesia sebanyak 230 juta jiwa maka diharapkan dalam Tahun 2009 ini dapat ditanam minimal 230 juta pohon.
Mari kita sukseskan Gerakan Menanam Pohon "one man one tree"; karena menanam pohon berarti menyelamatkan bumi, demi anak cucu kita nanti.
Diposting oleh melati di 12.54 15 komentar
Label: Suara Hati
16.4.09
SEBUAH LORONG RAHASIA
Aku sungguh rindu ujung cahaya itu, dengan segenap pengharapanku bahwa segala yang telah kamu katakan adalah benar adanya; dan aku percaya itu! Sekali lagi aku mohon kepadamu jangan berhenti memberi aku alasan untuk terus melangkah menggapai ujung lorong ini. Aku ingin sekali bisa melihat segala sesuatu dengan lebih baik seperti yang kamu ceritakan, dan aku bisa bercerita kepada dunia tentang keindahannya. Ujung lorong dengan pelangi, cahya bulan dan hangat mentari, dimana bebungaan dari segala musim dan penjuru bermekaran tanpa henti; sebuah alasan yang mungkin bisa membuatku kuat menempuh lorong rahasiamu ini. Mungkin ini yang dinamakan rindu...
Diposting oleh melati di 13.09 7 komentar
Label: ketika siang menyengat
14.4.09
AWARD KEDUA DARI SOBAT FIRMANZR
- Fanda, yang hobby banget baca...
- Pak Iwan, yang selalu semangat...
- Jeng Sri, nun jauh di sana...
- ASA, tulisannya bagus tapi sekarang jarang online... sibuk ya... nulis lagi dong...
- Agus Suteja
- Day of the resurrection
- IQRO
- Mozaik Kata
- Cinta Kasih Sayang
- Dexter
- Letakkan logo di blog k-wan.
- Tulis link blog yang kasih k-wan award
- Berikan kembali award kepada 10 blogger yang dianggap paling friendly dan inspiratif dan buat link mereka di postingan k-wan
- Supaya mereka tau..coba kasih tau melalui comment posting mereka atau di kotak pesan.
Diposting oleh melati di 08.24 7 komentar
Label: Suka-suka aja
13.4.09
ALHAMDULILLAAAH.... DAPAT AWARD LAGI...
Untuk kali ini aku hanya akan menjawab PR dari sobat Fanda dan Pak Iwan saja yaitu kenapa aku ngeblog. Award dari sobat Firmanzr akan aku posting lain kali saja 'coz aku masih mikir-mikir akan aku bagikan kepada siapa saja award ini (10 orang lho... ada usul?).
Fanda adalah orang yang suka membaca seperti aku juga, tapi sekarang aku cuma baca Intisari saja sama Ummi; beli buku sudah sangat jarang... karena kurangnya kesempatan dan kesempitan... opo tho iki... Buat Fanda terima kasih banyak... jangan bosan-bosan nulis ya...Nah, kalo yang ini adalah 2 Award yang dianugerahkan oleh Pak Iwan :


Nah award dari Pak Iwan ini akan aku teruskan kepada sobat Firmanzr... terima kasih untuk award-awardnya, keep in touch ya... tetap semangat ngeblog...
Sekarang aku akan jawab pertanyaannya yaitu kenapa aku ngeblog.... kenapa ya... (garuk-garuk kepala...) :
- biar gak mati gaya.... he-he... iku jawaban ngawur tapi ada benarnya juga sich.... kan sekarang ngeblog sudah jadi lifestyle gitu lho... kalo diajak ngomong tentang blog sama orang gak keliatan tulalitnya.
- rasanya aku menemukan media buat menumpahkan unek-unek secara instant dan gratis pula... kalau menulis di media massa kan perlu waktu dan kadang-kadang disensor pula (katanya), kalau ngeblog kan sakkarepku dhewe (terserah aku). Mangkanya waktu mau kasih judul blog ini aku bingung juga... lha wong blogku ini gak ada tema khusus... maka jadilah judul aneh bin ajaib yang aku cantumkan di headernya... perjalanan suatu ketika... suatu ketika aku sedih, gembira, manyun, agak frustrasi... dll, kadang nulis puisi, cerita, kadang nyenggol politik, kehidupan sehari-hari, kadang pun jadi media keusilanku...
- biar aku semangat terus karena mempelajari banyak hal baru, biar gak gaptek, biar banyak teman, biar gaul... etc...
- kalau untuk cari uang di internet kayaknya belum; walaupun aku pasang iklan di sidebarku dulu alasan utamaku sich buat coba-coba saja dan buat ngebak-bak'i (memenuhi) sidebar dan aku suka aja kalau ada iklan yang warna-warni, kelap-kelip gitu... lucu... Tetapi tentu sah-sah saja cari duit di internet bahkan bagus (menurutku sih...), kan seneng-seneng dapet duit... btw sampai sekarang aku belum pernah ngintip account iklanku... Mungkin aku akan menjajaki untuk menayangkan iklan dengan sistem sewa kapling (he-he... maunya!) dan tentu aku pilih-pilih materi iklannya jangan sampai menjebak orang kayak yang lagi marak saat ini di internet... atau kalau bisa aku pengin jadi reviewer.... bisa gak ya...
Diposting oleh melati di 12.12 4 komentar
Label: Suka-suka aja
7.4.09
MY FIRST AWARD
Alhamdulillaahirabbil 'Aalamiiin.....
Award ini juga akan saya berikan kepada sobat-sobat blogger yang telah banyak membantu dan mendukung saya (saya termasuk newbie lho...) yaitu:
*ini termasuk KKN juga sich... tapi tanpa dukungan dan dorongannya saya gak akan semangat ngeblog...
Hmmm... sebenarnya saya pengin banget memberikan juga award ini buat BeeMounTain, dulu pernah bagi-bagi ilmu tentang ganti template, soalnya saya gak punya banyak waktu (ceilee...) buat klinong-klinong cari template yang bagus... tapi sayang blognya Abie sudah kehapus... (Abie... bikin blog baru dong....)
Tapi ada aturannya:
- Meletakkan logo/ award di blog Anda
- Meletakkan link blog yang telah memberi award
- Berikan ke blog lain
- Buat link blog lain yang akan diberikan award
- Beritahu lewat pesan di blog yang akan diberikan award
Diposting oleh melati di 13.49 9 komentar
Label: Suka-suka aja
INDONESIA BERDUKA (LAGI)
6 Kru Pesawat:
1. Kapten Penerbang I Gede Agustirta Santosa
2. Lettu Penerbang Yudo Pramono (Putra Pangdam Iskandar Muda, NAD)
3. Letda Teknik Dadang
4. Letda Teknik Rachmat
5. Serda Bachtiar
6. Serda Mas Karebet
18 Penumpang, anggota Paskhas, termasuk siswa Diklat Paralayang Tempur TNI AU:
1. Lettu Wahyu Nani
2. Lettu Dani Koto
3. Letda Richi
4. Bintara Ervan
5. Tamtama Didi K
6. Tamtama Teguh
7. Tamtama Imran
8. Tamtama Arry
9. Tamtama Kadir
10. Tamtama Darmanto
11. Tamtama Danang
12. Tamtama Didi
13. Tamtama Ibnu
14. Tamtama Heru
15. Tamtama Erwin
16. Tamtama Faisal
17 Tamtama Dedi
18. Lettu Basone.
Sumber : TRIBUN JABAR
Walaupun dilaporkan bahwa jatuhnya pesawat latih tersebut akibat tersambar petir bukan karena sebab lain misalnya karena kerusakan pesawat atau umur pesawatnya yang telah tua tetapi saya mendukung sepenuhnya apabila anggaran untuk pertahanan negara (khususnya untuk peremajaan alutsista) lebih ditingkatkan lagi. Negara kita sangat luas dengan sumber daya alam yang kaya sehingga diperlukan sistem pertahanan yang kuat untuk menjaga persatuan dan keutuhan negara tercinta ini. Kepada para wakil rakyat yang kelak terpilih dalam Pemilu Legislatif 9 April 2009 nanti saya titipkan sebuah usul yang mungkin akan diiyakan oleh banyak rakyat Indonesia yang peduli akan keutuhan negara ini; yaitu peningkatan porsi anggaran untuk pertahanan. Semoga usul saya ini didengarkan dan dapat menjadi perhatian para wakil rakyat yang terhormat.
SAYA SUNGGUH SANGAT CINTA INDONESIA! JAYALAH INDONESIAKU!
Diposting oleh melati di 07.46 2 komentar
Label: Suara Hati