13.1.09

ANAKMU BUKAN MILIKMU

Karya : Kahlil Gibran

Anakmu bukan milikmu
Mereka putra putri yang rindu pada diri sendiri
Lewat engkau mereka lahir, namun tidak dari engkau,
Mereka ada padamu, tapi bukan hakmu.
Berikan mereka kasih sayangmu, tapi jangan sodorkan Bentuk pikiranmu,
Sebab mereka ada alam pikiran tersendiri.
Patut kau berikan rumah untuk raganya,
Tapi tidak untuk jiwanya,
Sebab jiwa mereka adalah penghuni rumah masa depan,
yang tiada dapat boleh kau kunjungi sekalipun dalam impian.
Kau boleh berusaha menyerupai mereka,
Namun jangan membuat mereka menyerupaimu
Sebab kehidupan tidak pernah berjalan mundur,
Pun tidak tenggelam dimasa lampau.
Kaulah busur, dan anak-anakmulah
Anak panah yang meluncur.
Sang Pemanah mahatahu sasaran bidikan keabadian.
Dia menentangmu dengan kekuasaan-Nya,
Hingga anak panah itu melesat, jauh serta cepat.
Meliuklah dengan suka cita dalam rentangan tangan Sang Pemanah,
Sebab Dia mengasihi anak-anak panah yang melesat laksana kilat
Sebagaimana pula dikasihi-Nya busur yang mantap.

"Didiklah dan persiapkanlah anak-anakmu untuk suatu zaman yang bukan zamanmu. Mereka akan hidup pada suatu zaman yang bukan zamanmu"
(Ali bin Abi Thalib)

Catatan :
Yah, aku kini adalah ibu dari dua orang bocah kecil; seorang jagoan cilik, MUHAMMAD SATRIA WIBOWO, dan seorang putri kecil, RIZQIA KHAIRUNNISA WIBOWO.
Untuk Satria, mama selalu akan menyayangimu, membimbingmu, dan mudah-mudahan bisa mengantarkanmu menjadi orang yang beriman dan mandiri, berguna bagi lingkunganmu.
Untuk Nisa, jadilah putri kecil untuk mama, shalihah, sayang sama kakak, semoga tercapai segala yang engkau cita-citakan.
Do'a mama selalu menyertai kalian....

7 Comments:

it's bdh said...

Semoga doa dan harapannya menjadi kenyataan dan terkabul....

"budhe Fakhrun Musriati" said...

Alhamdulillah... menyentuh sekali postingannya...smoga kita bisa lebih bijak dan tak mendzolimi anak sebagai amanah Allah Ta'alla yach...
Insya Allah Mam... doa dan harapan terkabul..Amien...

ASA said...

yap...its true...
anak adalah memang milik jamannya, dan mereka mempunyai atmosfir yang pasti berbeda dengan atmosfir orang tuanya...tapi ajaran2 tentang kebaikan adalah milik sepanjang jaman...

Atca said...

nice post..
salam kenal yahh

Izka said...

Yach, Gibran melihat persoalan anak-orang tua secara cukup obyektif

mocca_chi said...

itulah namanya berkah, mereka ada lewat kita dan walaupun sebenarnya tanpa kita mereka tetap saja ada, tapi disana letak kebahagian.
hiiii

habbats ramdhan said...

Terima Kasih sudah posting artikel yang bermanfaat. Semoga Sukses dan Silahkan Klik Tautan Dibawah Ini
MaduHabbatussaudaJual Minyak HabbatussaudaMinyak ZaitunProduk HabbatsProduk HerbalObat HerbalHabbatussauda Dosis TinggiHabbats.co.idHabbatsAozora Shop Onlinetoko onlineJual Baju AnakJual Baju BayiJual Baju DewasaJual Sepatu BayiJual Sepatu anak AnakJual Sepatu DewasaJual Perlengkapan BayiJual Perlengkapan Anak AnakJual Perlengkapan DewasaTupperwareTupperware MurahTupperware UpdateTupperware Bandung juaraJual TupperwareKatalog TupperwareJual Online TupperwareTupperware ResepTupperware katalog baruRaja Tupperware BandungCollection TupperwareMadu Anak SuperMadu Anak CerdasJual Madu Anak SuperPusat Jual Madu Anak SuperJual Madu SuperMadu Anak SuperJual Madu AnakToko Madu AnakAgen Madu Anak SuperDistributor Madu Anak Super

© free template 3 columns